Saturday, January 14, 2012

Seharian jalan2

Setelah menjemput adik dkk dari Changi airport (dari Jogja), masukkan semua barang kedalam kamar, kami temankan mereka jalan2. Pertama ke Pulau Sentosa, naik bus 81 ke arah Harbourfront. Disitu mereka foto-foto, lalu kita jalan kaki melalui Boardwalk sejauh 500m (traveler). Masuk pulau bayar SGD 1/orang untuk 24jam katanya.

Teringat, betapa Spore bener2 pinter. 3 tahun lalu Pulau Sentosa belum apa-apa, sedang dibangun, tapi kini tourist banyak banget untuk melihat karya mereka membuat sesuatu menarik dan layak dikunjungi. Dulu kami pernah naik cable car yang kalah jauh dengan Genting Highland, apalagi Langkawi. Tapi kini, akses ke Pulau Sentosa dah bisa dengan cable car, monorail, bus, bahkan boardwalk yang indah dan nyaman. Alhamdulillah, adik dkk yang kuliah di arsitek tertarik dengan bangunan-bangunan yang indah dan cantik. Saya sebagai orang awam juga berpikir, kalo Negara maju membangun maka unsur seni sudah sedemikian rupa dipertimbangkan, kalo di Negara belum maju, jangankan mikir seni, untuk beli besi-batu-bata-semen dll saja harus nyicil tidak bisa sekaligus karena biaya mahal dibandingkan dengan pendapatan.

Di Changi sudah terasa, di Sentosa lebih terasa lagi, bahwa tourist terbanyak Spore adalah WNI dengan mendengar bicara, pakaian, dan wajah mereka. Dunia udah kebalik-balik, Negara miskin seneng berwisata ke Negara kaya, orang miskin mensubsidi orang kaya. Atau mungkin memang orang2 WNI yang memang dari golongan kaya, cuma saya khawatir jangan2 ngumpulin uang beberapa lama hanya untuk dihabiskan sebentar di Spore.

Pusing-pusing, foto-foto di luar Universal Studio (karena kalo masuk dan kesorean rugi), dah merasa capek, kami tinggalkan sentosa naik monorel. Eksplorasi selanjutnya ke Chinatown. Ada kasus: 3 anak lepas, wah pusing dibuatnya. Dihubungi gakbisa, Alhamdulillah bisa di sms: “kembali ke pintu cek tiket stasiun”. Alhamdulillah akhirnya ketemu, bisa belanja di China town dengan tenang.

Sholat maghrib di Masjid deket Chinatown, lanjutkan menyusuri jalan Maxwell, ada tempat maket Singapore, tapi tutup karena dah malem. Menyusuri jalan mencari stasiun MRT, ketemu sts Tg Pagar. Pulang, tidur lelap.

No comments:

Post a Comment